Manikmati Masalah
Lebih Dari Itu
Menulis Takdir
Menjamu Iblis dengan baik dalam pikiran,
Membiarkan Malikat tetap bertakhta dalam hati,
Sejenak menyelami telaga waktu agar sadar diri,
Mencoba menentang keinginan pikiran,
Belajar melawan kemauan hati,
Memaksakan menulis takdir sendiri,
Indera hanya memberi makna keberadaan,
Pikiran hanya memberi makna kebenaran,
Hati hanya memberi makna kebaikan,
Ada dalam batasan indera, tidak dipastikan memuat kebenaran dan kebaikan,
Benar dalam tinjauan pikiran, tidak dipastikan mememuat kebaikan,
Baik dalam takaran hati, sudah dipastikan memuat keberadaan dan kebenaran.
Abai & Penyesalan
Tentangmu
Kadang memiliki kegilaan yang pantas, tapi entah kegilaan itu benar atau hanya sebatas keinginan yang belum terwujud.
Entah apa yang berbeda denganmu hingga tempurung kepalaku seakan hanya mengingat segala hal tentangmu.
Akan tetap seperti ini hingga semua jelas apa yang akan menjadi akhirnya.
Optimisme & Keyakinan
Optimisme bukanlah keyakinan berlebih
Optimisme adalah ukuran sekaligus batasan kemampuan bukan kemauan
Karena kemauan kadang kala melampui kemampuan yang mebatasi optimisme
Kadang kala kita lupa bahwa optimisme tidak hadir begitu saja
Kadang kala kita lupa bahwa optimisme bertahan karena keyakinan
Kadang kala kita lupa bahwa keyakinan tidak hadir begitu saja
Kadang kala kita lupa bahwa keyakinan bertahan karena kita sadar bahwa ada Tuhan Yang Maha Atas Segalanya
Engkaulah Alasannya
Surga Dunia
Hidup dan Takdir
Tentang Waktu
Bercermin Pada Waktu Yang Tetap Berjalan Sesuai Tujuannya;
Jangan Hiraukan Apa Yang Ada Di Luar Dari Dirinya;
Pada Waktulah Segalanya Hidup Kita Tertulis Sebagai Kisah;
Arti Hadirku Untukmu
Aku tidak berharap lebih dari apapun yang kulakukan untukmu.
Membayangkan engkau tersenyum sudah sangat cukup bagiku.
Membuat engkau bahagia tanpa menuntut agar engkau tahu cara membuatku bahagia.
Jika hadirku tidaklah penting, maka ingatkan aku untuk tidak mengganggu.
Jika hadirku tidaklah diharapkan, maka ingatkan aku untuk tidak bertahan.
Aku mungkin hanya menjadi bagian kusut dari benang kehidupan yang engkau rajut.
Jika semua hal itu adalah kesalahan, ingatkan aku untuk memohon maaf sebelum aku kehabisan waktu.
Aku telah melupakan banyak hal dalam hidupku. Tapi tidak satu halpun yang aku lupa tentangmu.
Terima kasih telah memberiku waktu menikmati sedikit dari keindahan senyummu. Terima kasih telah memberiku waktu mengenal dan memahami dirimu. Bahkan terima kasihku tidaklah cukup atas perubahan hidupku karenamu.
Keyakinan Sebuah Keputusan
Memilih Berbuat
Kepantasan Dalam Berbuat
Takaran Sebuah Usaha
Nilai Cinta
Surga dan Neraka; Pendekatan Logika Matematika
Perihal surga dan neraka menjadi masalah yang diperbincangkan banyak orang, hal itu disebabkan kerena manusia pada akhirnya akan mengalami kematian (perpindahan alam dari alam dunia ke alam akhirat). Yang menjadi pertanyaan adalah apakah setlah kita mengalami kematian, kita akan menempati surga atau neraka atau bahkan keduanya ? Dari semua hal yang paling mendasar tentang surga dan neraka, yang paling penting adalah timbangan amal perbuatan manusia. Ada yang berpendapat bahwa hanya orang yang pernah mengucapkan dua kalimat syahadat yang akan menempati surga dan yang lainnya akan menempati neraka. Ada yang berpendapat bahwa hanya orang yang lebih besar kadar amal baiknya dibandingkan amal buruknya yang akan menempati neraka. Ada juga yang beranggapan bahwa ketika sesorang dimasa hidupnya berbuat buruk dan sebelum ia meninggal ia bertaubat maka ia akan menempati surga, sebaliknya meski semasa hidupnya ia berbuat baik lalu ia mati dalam keadaan berbuat buruk maka ia akan menempati neraka. Lalu bagaimana kita menentukan apakah sesorang akan menempati surga dan neraka setalah ia mati ?
Salah satu pendekatan yang saya gunakan untuk menentukan mementukan hal tersebut adalah pendekatan logika matematis. Landasan yang saya gunakan adalah Surat Al Zalzalah Ayat 7 & 8.
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ .٧
وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ .٨
7). And whoso doeth good an atom ' s weight will see it then
8). And whoso doeth ill an atom ' s weight will see it then
8. dan Barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.
[Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.]
[The truth is from your Lord, therefore you should not be of the doubters.]
(QS : 2 : 147).
Firman Tuhan
Bukan permohonanan seorang Budak,
Bukan permintaan seorang Teman,
Bukan perintah seorang Panglima,
Bukan titah seorang Raja,
Bukan sabda seorang Nabi,
Tapi ..... Firman Tuhan ....
Budak memohon aku kabulkan,
Teman meminta aku berikan,
Panglima memerintah aku kerjakan,
Raja bertitah aku laksanakan,
Nabi bersabda aku yakini,
Tapi ..... Firman Tuhan mau kupakan ????
(Bulukumba, Maret 2013. 03:13)
Ajaran
Akal & Keyakinan
Manikmati Masalah
Masalah merupakan sebuah siklus. Siklus yang tentunya hanya berubah dari sudut pandang asas kebermanfaatan dari kondisi yang dialami oleh ma...
-
Masalah merupakan sebuah siklus. Siklus yang tentunya hanya berubah dari sudut pandang asas kebermanfaatan dari kondisi yang dialami oleh ma...
-
Setiap Manusia Mendapati Surga dan Neraka Perihal surga dan neraka menjadi masalah yang diperbincangkan banyak orang, hal itu disebabkan k...
-
Kita tidak akan pernah faham Apa yang kita lakukan dan apa yang kita sebabkan pada orang lain. Baik itu dilakukan dengan sadar ataupun t...

